Benarkah video game akan menjadi tumpahan semua ego manusia yang memainkannya?
Menurut desainer game legendaries,Will Wright dalam Web 2.0 Expo, Kamis (02/4) kemarin, menjawab mungkin saja terjadi. “Sebagian besar orang sangat narsis. Ketika game semakin dibuat untuk kebutuhan user, maka game akan semakin menarik dan semakin emosional mereka masuk ke dalamnya.” ulas Wright.
Kemutakhiran teknologi telah membuat kemungkinan kustomisasi gila-gilaan terhadap jaringan social dunia untuk menyerap sector game console dan PC game. Hal tersebut kemudian membuka industri baru bagi user yang tidak melihat hardcore gaming atau aturan main game virtual. Wright mengungkapkan bahwa dunia virtual game Second Life mampu membuat member untuk membuat item rumit dalam game, namun mereka terlalu sulit untuk mewujudkannya. “Kerumitan game tersebut termasuk tingkat tinggi. Untuk sebagian orang, programming tidak sepenuhnya seperti entertainment.” kata Wright.
“Semakin game dapat dibuat sesuka user dan mirip kehidupan nyata user, juga pengalaman nyata user dan dimana user tinggal, maka mereka akan semakin tertarik dengan game tersebut.” tukas Wright. Wright menambahkan, seperti game Spore, semua tentang membangun dan membuat makhluk aneh, semua serba fiksi ilmiah.
sumber : www.beritanet.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comment:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan Tinggalkan Pesan.